Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2012

Bentrok Lampung Tengah, Ratusan Warga Mengungsi



Ratusan warga Desa Kusumadadi, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah terpaksa mengungsi akibat bentrok antarwarga yang terjadi Kamis (8/11/2012) sore. Sebanyak sekitar 300 warga mengungsi di Pondok Pesantren Darul Mustakhin, Lampung. 

"Saat ini warga Desa Kusumadadi kurang lebih 300, diungsikan di Pondok Pesantren Darul Mustakhin, di sekitar Desa Kusumadadi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih, melalui pesan singkat, Jumat (9/11/2012). 

Polisi Sita Uang Palsu dari Pengedar Ganja


Seorang pria yang diduga terlibat peredaran ganja disergap polisi dari sebuah lokasi di Jalan Panglima Denai, Medan Denai-Sumut, Jumat (9/11). Dalam penggeledahan, polisi justru menemukan uang palsu Rp 400 ribu dari kantongnya. 

Penangkapan Helmi Fajar (29) warga Jalan Pipit, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang itu diawali informasi mengenai sepak terjangnya dalam dunia peredaran ganja. Polisi yang melakukan pengintaian selama sepekan lebih, menangkapnya setelah meyakini sudah memiliki bukti awal pada Jumat (9/11).

Menurut Kapolsek Medan Area AKP Rama Samtama Putra, tidak ada perlawanan berarti dalam penyergapan itu. Bahkan dengan mudah, polisi menemukan sebilah pisau yang terselip di saku celananya. Tapi ketika digeledah lebih mendalam, tak ditemukan selembar daun ganja pun dari tersangka. Justru polisi menemukan uang palsu pecahan Rp 50 ribu sebanyak delapan lembar.

Komisioner KPU Disidang Dewan Kehormatan


Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang perdana perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu oleh tujuh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (9/11/2012), di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Persidangan ini menindaklanjuti pengaduan yang diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Direktur SIGMA Said Salahuddin.  

Bawaslu menilai, Komisioner KPU telah melakukan pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu. Sementara pengaduan yang disampaikan Said Salahuddin menyebutkan bahwa penyelenggaraan sejumlah tahapan dilakukan di luar jadwal. Tahapan-tahapan itu, mulai dari pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu dengan cara bertingkat atau berjenjang, pemberitahuan ketidaklolosan 12 partai politik tahapan pendaftaran dan tanpa keputusan, penyelenggaraan tahapan verifikasi administrasi, hingga pemberitahuan penelitian administrasi hasil perbaikan. Said menilai, tahapan verifikasi yang dilaksanakan KPU cacat hukum.

KPU Dinilai Keras Kepala soal Setjen



Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI-P Ganjar Pranowo mengungkapkan, KPU bersikap keras kepala mengenai masalah Setjen. KPU, menurutnya, tidak memiliki ketegasan menindak kebijakan Setjen yang menghambat kinerja tahapan pemilu. 

"Saya sudah bilang dari jauh-jauh hari ke Ketua Komisioner KPU, bahwa kalau memang jajaran Setjen mau diganti, tinggal diganti saja. Akibatnya jadi seperti ini kalau tidak tegas," kata Ganjar di Bawaslu, Jakarta, Jumat (9/10/2012). 

Mahfud: Mafia Narkoba 'Gentayangan' di Penegak Hukum



Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan, mafia narkoba masih "gentayangan" di kalangan penegak hukum. Modus kerjanya, kata Mahfud, tak terlihat sehingga sulit diungkap.
Pernyataannya ini menanggapi pemberian grasi yang diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bagi terpidana kasus narkoba Meirika Franola alias Ola. Setelah grasi diberikan, meski tengah menjalani hukuman, temuan Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan, ia diduga menjadi otak penyelundupan sabu seberat 775 gram dari India ke Indonesia.

"Mafia itu banyak yang bergerilya ke penjara karena kepala penjaranya dibayar. Ia juga bergerilya ke Kejaksaan dan Kepolisian," kata Mahfud, di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Mahfud menilai, mafia narkoba bekerja untuk melindungi gembong maupun anggota organisasinya yang dipenjara. Oleh karena itu, ada semacam perlindungan yang dilakukan secara diam-diam melalui hubungan pertemanan. Segala cara ditempuh, termasuk menyuap aparat.

Diberdayakan oleh Blogger.